top of page


Kehilangan Arah di Usia 20-an? Kenali Mitos Jalur Linier
Kehilangan Arah di Usia 20-an? Kenali Mitos Jalur Linier Bayangkan kamu sedang berdiri di sebuah persimpangan jalan tanpa papan penunjuk arah, sementara orang-orang di sekitarmu berjalan dengan penuh percaya diri menuju tujuan mereka masing-masing. Kamu berdiri membeku, takut jika mengambil satu langkah ke kiri atau ke kanan, kamu akan tersesat selamanya. Bagi banyak orang dewasa muda, perasaan "membeku" ini bukan cuma imajinasi. Ini adalah realita emosional sehari-hari yang
Relive id
3 hari yang lalu4 menit membaca


Re-Talk #06: Menjaga Kewarasan di Era Penuh Ketidakpastian Finansial
Re-Talk #06: Menjaga Kewarasan di Era Penuh Ketidakpastian Finansial Akhir-akhir ini, timeline media sosial kita terus dibanjiri oleh kabar ekonomi yang kurang menggembirakan. Mulai dari melemahnya nilai tukar rupiah, lonjakan harga kebutuhan pokok, hingga isu pemutusan hubungan kerja (PHK) yang membayangi berbagai sektor kerja. Ketidakpastian finansial global ini perlahan-lahan mulai berdampak terhadap keseharian kita. Maka dari itu, tak heran bahwa banyak diantara kita mul
Relive id
25 Jul2 menit membaca


Heart Space: Mulai Lawan Overthinking dengan Ruang yang Aman
Overthinking terjadi ketika kita menggunakan banyak waktu untuk memikirkan atau menganalisis sesuatu secara berlebihan. Membuat 20 skenario saat bertemu dengan doi, takut akan presentasi yang gagal, merasa bahwa orang lain sedang mengkritik kita, kita semua pernah mengalaminya. Bahkan, sosiolog Susan Nolen-Hoeksema menyebut 73% dari orang berusia 25 hingga 35 tahun mengalami overthinking dalam kesehariannya. Artinya, overthinking telah menjadi bagian dari kehidupan normal bag
Relive id
24 Jun 20252 menit membaca


Ketika Merawat Juga Butuh Dirawat: Cerita Family Caregiver di Yayasan RMHC Bali
“Berusaha menjadi kuat di saat hati sedang hancur, dengan fisik dan mental yang lelah, dan diri sendiri yang selalu dilupakan.“ -- Itulah yang dialami oleh seorang family caregiver dari anak dengan penyakit degeneratif. Apa itu Family Caregiver? Pengasuh atau keluarga yang merawat pasien disebut sebagai family caregiver. Penyakit yang dimiliki oleh anggota keluarga tersebut biasanya bervariasi, contohnya demensia, schizophrenia, kanker, stroke, disabilitas, dan lain-lain seh
Relive id
24 Jun 20253 menit membaca


“Aku Selingkuh sama Dia, tapi Aku Masih Mencintaimu”
Perasaan stuck (terjebak), tidak puas dengan pasangan, dan tidak bahagia menjalani hubungan romantis adalah beberapa penyebab seseorang melakukan perselingkuhan. ──Setidaknya, itu yang kita ketahui pada umumnya. Source: Freepik Lalu, bagaimana dengan hubungan yang saling menghargai, menyayangi, dan bahagia? Apakah masih ada kemungkinan untuk terjadi perselingkuhan? Sayangnya, hubungan yang terlihat sempurna sekalipun tetap tidak terlepas dari kemungkinan perselingkuhan. Oleh
Relive id
6 Jun 20253 menit membaca


Parentification: Ketika Anak Dipaksa Menjadi Dewasa
“Di saat seseorang memutuskan untuk menjadi orang tua, maka ia siap menjalani perannya.” Peran anak adalah bertumbuh sesuai dengan tahap perkembangan; Memahami bahwa dirinya memiliki kontrol di usia 2 hingga 4 tahun, berusaha menjadi unggul di usia 5 hingga 11 tahun, dan menemukan identitas dirinya di usia 12 hingga 17 tahun. Dengan mengikuti tahap perkembangan, anak dapat mencapai kesejahteraan psikologis yang optimal. Layaknya anak yang dipaksa untuk membaca sebelum bisa
Relive id
27 Apr 20253 menit membaca


Lawan Tabu dalam Percintaan: dr.Love Adakan Webinar dan Peer Support Group“Do I Love Lust You?”
Tidak sedikit dari kita yang menyalahartikan lust sebagai love. Lust dalam hubungan dapat berupa jatuh cinta pada pandangan pertama, sentuhan fisik, ketertarikan intens pada pasangan, dan masih banyak lagi. Kecocokan atau chemistry dibutuhkan dalam hubungan percintaan, namun apakah itu cukup untuk mendefinisikan cinta yang tulus dan sehat? Tepat 1 hari setelah Valentine’s Day 2025, dr.Love berkolaborasi dengan Kind to Mind Indonesia untuk mengadakan Webinar dan Peer Support
Relive id
27 Apr 20252 menit membaca


Communication in Love: Kepentingan atau Kebutuhan?
“Komunikasi itu kunci dalam hubungan, kalau ada masalah itu dibicarakan,” Seberapa sering Lovers mendengar kalimat ini? Kalimat ini biasanya dilontarkan ketika pasangan sedang mengalami konflik, dimana salah satu pihak menghindar atau menjauh dari masalah. Keengganan untuk menghadapi masalah dapat membuat satu sama lain memendam perasaan kesal, marah, sedih, hingga sulit untuk merasakan kedekatan dengan pasangan. “Tetapi, apakah betul komunikasi itu kunci dalam hubungan?“
Relive id
19 Mar 20252 menit membaca


Sehat Mental Ternyata Ada Rumusnya! Apakah 6 Komponen ini Sudah Kamu Miliki?
Apakah tidak memiliki gangguan mental berarti kita memiliki mental yang sehat? Seringkali sehat atau tidaknya kondisi mental seseorang dinilai dari tidak adanya isu atau gangguan kesehatan mental, seperti gangguan depresi, kecemasan, bipolar, PTSD, dan lain-lain. Sama seperti kesehatan fisik, tubuh dapat dikatakan sehat ketika seseorang memiliki pola makan yang sehat, pola tidur yang teratur, dan rutin berolahraga. Jika demikian, bagaimana dengan kesehatan mental? Pada kenya
Relive id
8 Jan 20253 menit membaca


Alexandra Arvia Dorong Mahasiswa untuk Lawan Insecurity, Si Penghalang Kebahagiaan
Pada dasarnya, tidak ada manusia yang memiliki karakteristik atau perilaku sempurna. Oleh karena itu, kekurangan merupakan aspek diri yang akan selalu melekat pada individu, entah itu kekurangan dalam segi penampilan, kepribadian, kecerdasan, sosial, finansial, dan lain-lain. Memiliki kekurangan berarti seseorang memiliki ruang untuk bertumbuh. Namun, seringkali kekurangan dijadikan sebagai tolak ukur penghargaan diri. Contohnya, seorang siswa yang menilai dirinya tidak berha
Relive id
8 Jan 20252 menit membaca


Ubah Koneksi jadi Peluang Karir, Alexandra Arvia Bagikan Tips dan Kisah Inspiratifnya
Kesehatan mental ternyata bukan hanya tentang tidak adanya gangguan atau penyakit, tetapi juga tentang bagaimana seseorang dapat mempertahankan dan meningkatkan kesejahteraan dirinya. Kemampuan untuk menjalin hubungan yang bermakna dengan orang lain adalah satu di antara indikator kesejahteraan psikologis yang baik. Oleh karena itu, pentingnya bagi semua orang, khususnya dewasa awal untuk membangun networking yang sehat sebagai bentuk upgrade diri. Dalam rangka “Mental Health
Relive id
8 Jan 20253 menit membaca


Tetap Eksis tanpa Perlu FoMO? Ikuti 3 Tips dari Alexandra Arvia!
Tren dari Tahun 2020-2024 Coba kita putar balik waktu dan lihat tren apa saja yang muncul tiap tahunnya: pada tahun 2020, Dalgona Coffee menjadi hits saat self-quarantine. Tahun 2021 diramaikan oleh populernya Non-Fungible Token (NFT) dan aset kripto. Pada tahun 2022, challenge mukbang pedas mulai bermunculan. Di tahun 2023, konser Blackpink dan Coldplay mendominasi, dan di tahun ini, tak lain tak bukan adalah boneka Labubu yang dapat kamu temui di mana-mana! Sumber gambar: V
Relive id
8 Jan 20253 menit membaca
bottom of page
